Awas Bahaya Silikon dan Kolagen!

Info sehat Interaktif, Jakarta - Gaya hidup Inong Malinda atau Malinda Dee yang namanya melambung pada kasus pembobolan rekening nasabah Citibank tak hanya menarik dari sisi kasus hukumnya. Mengamati bagaimana penampilan dan gaya hidup Malinda, 47 tahun yang pernah bekerja sebagai Relationship Manager Citibank itu tidak hanya pandai memikat nasabah, memiliki kemampuan pandai bergaya di depan kamera hingga ketergantungannya untuk mempercantik diri dengan operasi plastik dan silikon.
Sikap luwes Malinda termasuk kegemarannya mempercantik diri dengan operasi plastik dan menyuntikan silikon ke buah dadanya untuk terlihat cantik, menarik, menawan demi mempermudah aksinya melakukan kejahatan dada putih ini mesti diwaspadai. Hingga saat ini, meski silikon dinilai aman untuk mempercantik diri dan sering dilakukan para selebritas Tanah Air dan manca negara ternyata juga merenggut banyak korban.

Namun demikian ternyata orang belum jera juga untuk melakukan suntik silikon cair dan kolagen demi memburu kecantikan. Sebenarnya apa itu silikon cair dan kolagen serta bahayanya untuk Anda? Mungkin Anda ingin terlihat cantik tetapi ternyata malah menjadi hancur. Sebab dampak pemakaian ini harus menahan rasa sakit yang luar biasa pada daerah yang ingin diubah.

Sebaiknya lebih berhati-hati lagi bila ingin terlihat cantik dengan mengubah bentuk tubuh seperti memancungkan hidung, mengisi dagu atau menghilangkan kerutan. Bila ingin melakukan hal tersebut, sebaiknya lakukan di dokter spesialis bedah plastik dan jangan ke salon kecantikan atau tempat praktek ilegal. Karena apapun yang disuntikkan ke dalam tubuh akan berdampak negatif atau positif. Sisi positif adalah diharapkan menjadi kenyataan tetapi sisi negatif reaksi yang timbul dapat berupa alergi atau salah lokasi penyuntikan sehingga menyebabkan penyumbatan pada pembuluh darah.

Saat ini memang cukup banyak beautician atau ahli kecantikan dan dokter umum yang menjual jasa suntik silikon. Mereka mungkin bisa melakukan suntikan tapi mereka tidak bisa mempertanggungjawabkan hasilnya. Pemerintah pun masih saja membiarkan orang-orang yang tidak punya hak untuk melakukan suntik silikon di berbagaisalon.

Suntikan silikon di salon kecantikan, biasanya akan menimbulkan keadaan yang tidak diinginkan pasien. Mungkin pasien tidak meninggal tapi hasilnya malah menimbulkan rasa sakit yang berkepanjangan seperti merah dan bengkak akibat suntikan tersebut. Akibatnya operasi tersebut dibongkar lagi dan diperbaiki sehingga anda dirugikan karenasalon tersebut tidak mampu memperbaiki kerusakan yang terjadi pada wajah anda.

Sebaliknya, kalaupun cairan yang disuntikkan itu benar kolagen maka dokter tidak akan menyuntikkannya ke payudara. Kolagen lebih cocok untuk jaringan kulit, bukan pada jaringan lemak. Sedangkan payudara itu sendiri terdiri dari jaringan lemak.

Pada payudara juga terdapat banyak pembuluh darah besar atau vena sehingga zat yang disuntikkan bisa langsung menerobos pembuluh darah dan menyumbat pembuluh darah. Sehingga tidak ada dokter yang mau menyuntik payudara dengan kolagen. Cara yang paling aman adalah melalui operasi dengan memasukkan kantung silikon jeli. Ini lebih mudah dikeluarkan jika ada masalah seperti reaksi alergi.

Oleh sebab itu anda harus dicek, apa betul cairan yang disuntikkan itu kolagen. Apalagi, kolagen yang asli harganya cukup mahal. Satu cc harganya bisa mencapai 80 hingga 100 dolar AS. Padahal, untuk memperbesar payudara diperlukan cairan kolagen sebanyak 200 cc, yang artinya perlu dana sekitar 40 ribu dolar atau sekitar Rp 360 juta. Dalam pemakaian yang cukup besar, tentu saja harganya sangat mahal. Oleh sebab itu, kolagen biasanya dipakai untuk mengatasi kerutan kulit bukan untuk memperbesar payudara.

ADVERTISEMENT

Selain mahal, kolagen juga memerlukan tempat penyimpanan khusus, yaitu pada suhu rendah dan konstan. Ini membuat banyak rumah sakit tidak sanggup menyediakan stok kolagen cair bagi pasien. Alhasil, untuk memberikan pelayanan suntikan kolagen tidaklah mudah dan murah.

Padahal banyak perempuan yang minta dibesarkan payudaranya dengan suntikan di salon kecantikan karena lebih murah, cepat dan tanpa harus perlu tindakan operasi. Tindakan operasi merupakan sesuatu yang menakutkan meski sampai sekarang belum pernah ada orang yang meninggal gara-gara menjalani bedahplastik.

Kolagen memang lebih alami karena diambil dari tunjang hewan (sapi) yang diproses menjadi berbentuk cair dan digunakan menjadi pengisi atau menambah volume bagian tubuh yang kurang. Para dokter biasanya menggunakannya untuk mengatasi kerutan di kulit wajah dengan jalan disuntik agar lebih rata. Bahan dasar kolagen mirip jaringan tubuh manusia sehingga bila disuntikkan ke dalam tubuh, sebagian akan diserap oleh tubuh. Tetapi sebulan setelah disuntikkan anda perlu dievaluasi dan selama dipergunakan dengan baik, kolagen sebenarnya cukup aman untuk tubuh. HADRIANI P/Berbagai Sumber


Kesehatan

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Kemontokan Ariel Tatum Bukan Hasil Operasi Melainkan Menjalankan Thretmen Klinik RSM Tuban

Para Sellebgram Berburu Obat Pembesar Payudara Hingga Ke Tuban

 Jakarta -  para perempuan-perempuan cantik berpenampilan setengah bugil dan menonjolkan payudaranya berburu karir sebagai YouTuber dan sele...

SEMBUH DARI HIV AIDS KAMTO SEGERA LANGSUNGKAN PERNIKAHAN