Orang Dalam Perusahaan Farmasi Semakin Kaya karena Perlombaan Global Vaksin Covid-19

Hari pembayaran gaji
Transaksi saham pada waktu yang tepat umumnya legal. Tetapi investor dan pakar tata kelola perusahaan mengatakan, mereka dapat menciptakan kesan bahwa para eksekutif mendapat untung dari informasi orang dalam, dan dapat mengikis kepercayaan publik terhadap industri farmasi ketika dunia mencari perusahaan-perusahaan ini untuk mengatasi Covid-19.

Beberapa pejabat di Departemen Kesehatan dan Layanan Manusia semakin kekhawatiran terkait apakah perusahaan mencoba menaikkan harga saham mereka dengan melebih-lebihkan peran mereka dalam Operation Warp Speed, inisiatif federal utama untuk segera mengembangkan obat untuk memerangi Covid-19, kata seorang pejabat senior pemerintahan Donald Trump, dikutip dari The New York Times, Rabu (11/11).


Dalam beberapa kasus, orang dalam perusahaan mendapat untung dari kompensasi yang dijadwalkan secara teratur atau perdagangan saham otomatis. Tetapi dalam situasi lain, pejabat senior tampaknya merebut peluang untuk menciptakan uang saat harga saham mereka melambung tinggi. Dan beberapa perusahaan telah memberikan opsi saham kepada para eksekutif tidak lama sebelum pengumuman penggerak pasar tentang kemajuan pengembangan vaksin mereka.

"Tidak pantas bagi para eksekutif perusahaan obat untuk mengkapitalisasi krisis," jelas Direktur Eksekutif Patients for Affordable Drugs, Ben Wakana, yang merupakan sebuah kelompok advokasi nirlaba.

"Setiap hari, orang Amerika bangun dan berkorban selama pandemi ini. Perusahaan obat melihat ini sebagai hari pembayaran gaji."


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Kemontokan Ariel Tatum Bukan Hasil Operasi Melainkan Menjalankan Thretmen Klinik RSM Tuban

Para Sellebgram Berburu Obat Pembesar Payudara Hingga Ke Tuban

 Jakarta -  para perempuan-perempuan cantik berpenampilan setengah bugil dan menonjolkan payudaranya berburu karir sebagai YouTuber dan sele...

SEMBUH DARI HIV AIDS KAMTO SEGERA LANGSUNGKAN PERNIKAHAN